Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Januari 17, 2019

Sekarang kami akan bahas berkaitan dengan Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi  Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise ialah pengendalian usaha dengan cara penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun diberi hak buat membuka bisnis dan mengimplementasikan keseluruhan system usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mempraktikkan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang kondang, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha franchise adalah metode pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yaitu suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan bantuan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, sistem penjualan, sistim pemberesan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk mengerjakan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Waralaba merupakan sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan sistim bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah siasat marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi seputar Memahami Definisi Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap postingan ini mencerahkan Anda. Kami berharap postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *