Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

By | Januari 24, 2019

Kali ini kami akan jelaskan mengenai Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, franchise ialah kontrol usaha dengan sistim penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan sistem usahanya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah taktik memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yaitu suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Bisnis waralaba yaitu cara pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yakni suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kontrak jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba ialah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, metode penjualan, system pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan teknik-teknik yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan format dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah metode marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info mengenai Memahami Definisi Usaha Waralaba? Why Not!, semoga postingan ini mencerahkan kawan-kawan semua. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *