Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Oktober 3, 2018

Kali ini kami akan ulas mengenai Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise ialah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengendalian bisnis dengan sistem pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan system usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah taktik memperluas network usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam melakukan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise ialah suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Bisnis waralaba yaitu teknik marketing yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak kepada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, teknik penjualan, sistim pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan taktik-taktik yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Franchise yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan format dan system usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yakni satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu strategi marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info berkaitan dengan Memahami Definisi Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!, kami harap post kali ini membantu kalian. Tolong artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *