Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

By | Oktober 29, 2018

Di postingan ini kami akan ulas tentang Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu penguasaan bisnis dengan sistem pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan buat membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah siasat memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengerjakan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Usaha franchise yaitu taktik marketing yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, siasat penjualan, teknik pembenahan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk melakukan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Franchise ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan wujud dan sistim bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistim pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info mengenai Memahami Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!, semoga post kali ini mencerahkan teman-teman semua. Tolong post ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *