Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

By | Agustus 17, 2018

Kali ini kami akan bahas berkaitan dengan Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengendalian usaha dengan cara pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi wewenang buat membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam melakukan usaha. Waralaba yakni satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang populer, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Bisnis franchise merupakan metode marketing yang bertujuan meluaskan network usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise adalah satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, metode penjualan, taktik pembenahan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan strategi-strategi yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya mengaplikasikan format dan system usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise adalah satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu taktik pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi seputar Memahami Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!, kami harap post ini membantu kawan-kawan semua. Kami berharap post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *