Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

By | September 11, 2018

Topik kita kali ini yaitu Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise merupakan kontrol bisnis dengan cara pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan buat membuka bisnis dan mengoperasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni upaya memperluas network bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang kondang, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba yakni suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Usaha franchise yaitu upaya pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba adalah satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, sistem penjualan, metode perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan bentuk dan sistem bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise merupakan satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi terkait dengan Memahami Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!, kami harap artikel kali ini membantu kalian. Kami berharap artikel ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *