Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

By | September 8, 2018

Di postingan ini kami akan ulas berkaitan dengan Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengendalian usaha dengan metode pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka bisnis dan mengimplementasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise yaitu suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Usaha waralaba adalah cara marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise ialah satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan negosiasi jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, strategi penjualan, cara pemberesan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menunaikan bisnis dengan merek, nama, system, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menerapkan wujud dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu system pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Tidak!, kami harap artikel ini berguna buat kalian. Mohon postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *