Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

By | Januari 4, 2019

Sekarang kami akan bahas tentang Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengendalian usaha dengan sistim pemberian hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang buat membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni cara memperluas network usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Franchise yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba ialah suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Usaha franchise merupakan sistem marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, system penjualan, metode pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang rata-rata memanfaatkan bentuk dan sistem bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi tentang Memahami Definisi Usaha Franchise? Kenapa Engga!, semoga artikel kali ini membantu Anda. Tolong post ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *