Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | Desember 5, 2018

Kali ini kami akan jelaskan mengenai Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol bisnis dengan sistim penyerahan hak penggunaan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka bisnis dan melakukan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Franchise yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang ternama, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Bisnis waralaba adalah strategi pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, teknik penjualan, system pemberesan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kemufakatan franchise. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menjalankan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan teknik-teknik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan mengaplikasikan bentuk dan sistem usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu siasat marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Memahami Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!, semoga artikel ini membantu Anda. Kami berharap artikel ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *