Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

By | Oktober 23, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan terkait dengan Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi  Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengontrolan bisnis dengan system penyerahan hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni cara memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam melaksanakan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba ialah suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Bisnis franchise merupakan teknik marketing yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, cara penjualan, cara penataan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada tata tertib itu, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Franchise merupakan sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Memahami Definisi Franchise? Kenapa Enggak!, kami harap post ini bermanfaat untuk kalian. Tolong postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *