Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Juli 28, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengendalian usaha dengan system penyerahan hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga dikasih wewenang untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah taktik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Usaha franchise yakni teknik pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise yaitu suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kontrak jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistim penjualan, sistem perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada aturan itu, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memakai bentuk dan sistem usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi berkaitan dengan Memahami Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!, kami harap post kali ini berguna buat kalian. Tolong postingan ini dishare biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *