Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

By | Desember 16, 2018

Kali ini kami akan jelaskan tentang Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan usaha dengan cara pemberian hak penerapan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak untuk membuka usaha dan menjalankan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melaksanakan usaha. Franchise yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Usaha franchise adalah sistem marketing yang bertujuan memaksimalkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise merupakan satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kontrak jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, system penjualan, cara pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Waralaba merupakan system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan bentuk dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Memahami Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Why Not!, kami harap postingan ini bermanfaat buat kalian. Mohon artikel ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *