Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

By | Januari 11, 2019

Di postingan ini kami akan jelaskan seputar Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise adalah penguasaan bisnis dengan sistim pemberian hak pemakaian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak buat membuka bisnis dan melakukan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah metode memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Usaha waralaba yaitu taktik marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba merupakan suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya sistem manajemen, sistim penjualan, teknik pemberesan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan bisnis dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan format dan system usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistem pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi terkait dengan Memahami Definisi Bisnis Franchise? Kenapa Enggak!, kami harap post kali ini berguna buat teman-teman semua. Mohon postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *