Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Agustus 16, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan terkait dengan Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengaturan usaha dengan sistem penyerahan hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee juga diberikan wewenang untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan system bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah strategi memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba ialah suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha waralaba yakni teknik pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan persetujuan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, teknik penjualan, teknik penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada regulasi tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merek, nama, system, mekanisme, dan siasat-siasat yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Waralaba merupakan system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya memakai wujud dan sistem usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu metode marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi seputar Memahami Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap postingan ini bermanfaat buat kalian. Mohon post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *