Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

By | Desember 13, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan terkait dengan Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise ialah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mau Paham Pengertian  Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Dengan kata lain, franchise yaitu pengaturan usaha dengan system pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun dikasih kewenangan untuk membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni strategi memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Waralaba yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang ternama, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Franchise yaitu suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Bisnis waralaba ialah sistem marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, metode penjualan, siasat penataan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada aturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang telah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Franchise adalah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata menerapkan wujud dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistim marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi seputar Mau Paham Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Penjelasannya, semoga post kali ini membantu kalian. Kami berharap artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *