Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

By | Oktober 7, 2018

Sekarang kami akan jelaskan terkait dengan Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol bisnis dengan metode penyerahan hak penerapan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga diberi kewenangan untuk membuka usaha dan melakukan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan siasat memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengaplikasikan usaha. Waralaba ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba adalah suatu pengaturan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Bisnis franchise yaitu sistem pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba merupakan satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan perjanjian jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, strategi penjualan, strategi perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan siasat-siasat yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Franchise merupakan sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan format dan system bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi seputar Mau Mengenal Definisi Usaha Waralaba? Berikut Ini Penjelasannya, kami harap postingan ini membantu Anda. Kami berharap artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *