Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

By | Juni 24, 2018

Sekarang kami akan jelaskan seputar Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mau Memahami Pengertian  Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan bisnis dengan metode pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun diberi hak buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah siasat memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise ialah suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Bisnis waralaba ialah cara pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yaitu suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, strategi penjualan, strategi pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat mengaplikasikan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan strategi-strategi yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan mengaplikasikan wujud dan system usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi seputar Mau Memahami Pengertian Waralaba atau Franchise? Berikut Uraiannya, semoga post kali ini berguna untuk Anda. Mohon post ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *