Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

By | Juli 23, 2018

Kali ini kami akan bahas tentang Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dengan kata lain, waralaba adalah pengontrolan bisnis dengan sistem pemberian hak penggunaan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun dikasih wewenang untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah strategi memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menjalankan usaha. Waralaba yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise adalah suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Bisnis waralaba yakni siasat pemasaran yang bertujuan meluaskan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise adalah satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kontrak jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, sistim penjualan, cara perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada tata tertib itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan bentuk dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu teknik pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info tentang Inilah Definisi Usaha Waralaba atau Franchise, kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk kalian. Mohon postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *