Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

By | Agustus 20, 2018

Pembahasan kita kali ini yaitu Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Inilah Definisi  Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Dengan kata lain, waralaba merupakan kontrol bisnis dengan metode pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi hak buat membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah strategi memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba ialah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Usaha waralaba merupakan taktik marketing yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yakni suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, cara penjualan, sistim pembenahan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada aturan itu, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Franchise yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan format dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise adalah satu lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Inilah Definisi Franchise atau Waralaba Yang Sewajarnya Dipahami!, semoga postingan ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *