Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

By | Agustus 21, 2018

Topik kita kali ini adalah Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Ini Definisi  Waralaba Yang Patut Dipahami!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan bisnis dengan sistem pemberian hak penerapan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi kewenangan untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan sistem memperluas network bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengoperasikan usaha. Franchise ialah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Bisnis franchise ialah taktik pemasaran yang bertujuan membangun network usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yaitu suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan negosiasi jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, cara penjualan, cara penataan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk menjalankan usaha dengan merek, nama, system, prosedur, dan siasat-siasat yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Waralaba yakni system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya menerapkan format dan sistim bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah siasat marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi mengenai Ini Definisi Waralaba Yang Patut Dipahami!, semoga post ini bermanfaat untuk kalian. Tolong postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *