Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

By | Juni 18, 2018

Topik kita sekarang ialah Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Ingin Paham Definisi  Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Dengan kata lain, franchise adalah penguasaan usaha dengan cara pemberian hak penerapan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka usaha dan memakai keseluruhan system bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengerjakan bisnis. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang populer, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise ialah suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Bisnis franchise adalah metode pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, sistem penjualan, siasat pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menerapkan format dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi tentang Ingin Paham Definisi Waralaba atau Franchise? Berikut Ini Uraiannya, kami harap postingan kali ini berguna buat kalian. Kami berharap post ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *