Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

By | Juni 1, 2018

Topik kita sekarang yaitu Definisi Waralaba Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Waralaba Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan usaha dengan system pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi hak buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistem usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Bisnis waralaba yaitu siasat marketing yang bertujuan membangun network usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba adalah satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin negosiasi jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, metode penjualan, taktik penataan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat mengadakan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan wujud dan sistem bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu teknik marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info terkait dengan Definisi Waralaba Menurut Pemerintah, semoga artikel ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *