Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

By | Mei 3, 2018

Kali ini kami akan jelaskan tentang Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Waralaba Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, franchise ialah penguasaan bisnis dengan cara pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan melakukan keseluruhan system bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengerjakan usaha. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merek dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Franchise yakni suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Bisnis franchise merupakan strategi marketing yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yakni satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin negosiasi jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan bantuan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, sistim penjualan, metode perapihan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merek, nama, system, prosedur, dan kiat-kiat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Waralaba adalah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan bentuk dan sistim bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi perihal Definisi Waralaba Menurut International Franchise Association, semoga postingan ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Kami berharap post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *