Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | Januari 4, 2019

Kali ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan bisnis dengan sistem pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan taktik memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengaplikasikan usaha. Waralaba ialah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang ternama, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise ialah suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba adalah metode marketing yang bertujuan membangun jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yakni suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistim penjualan, teknik penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada peraturan itu, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan system bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info perihal Definisi Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, kami harap artikel kali ini mencerahkan teman-teman semua. Tolong post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *