Definisi Waralaba Menurut AFI

By | Februari 27, 2019

Pada kesempatan ini kami akan bahas perihal Definisi Waralaba Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Waralaba Menurut AFI

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan bisnis dengan cara penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka usaha dan menjalankan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah metode memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Usaha franchise ialah strategi pemasaran yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasehat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, cara penjualan, cara pembenahan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan cara-cara yang udah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Waralaba yaitu system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya mengaplikasikan format dan system usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah teknik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba Menurut AFI

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info perihal Definisi Waralaba Menurut AFI, semoga post ini mencerahkan kalian. Tolong artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *