Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

By | Oktober 1, 2018

Pembahasan kita kali ini ialah Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan bisnis dengan sistem penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam melaksanakan usaha. Franchise yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha waralaba ialah upaya marketing yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise ialah satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan negosiasi jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, sistim penjualan, strategi perapihan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengerjakan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan mengaplikasikan format dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info berkaitan dengan Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia, semoga artikel kali ini bermanfaat buat kalian. Mohon post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *