Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

By | Januari 24, 2019

Topik kita sekarang yakni Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, franchise adalah pengontrolan bisnis dengan sistim penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka usaha dan menerapkan keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah taktik memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mempraktikkan usaha. Franchise adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yaitu suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Bisnis franchise adalah cara pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, system penjualan, teknik pemberesan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kontrak franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menjalankan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan wujud dan sistim bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistim pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi berkaitan dengan Definisi Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association, kami harap postingan ini membantu teman-teman semua. Kami berharap artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *