Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

By | Agustus 4, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan mengenai Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dengan kata lain, waralaba ialah pengaturan usaha dengan sistem pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan system bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan metode memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melaksanakan usaha. Franchise ialah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Usaha franchise yaitu strategi pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan negosiasi jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, pengarahan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, siasat penjualan, teknik perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat mengaplikasikan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan cara-cara yang udah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang rata-rata menggunakan format dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise yakni satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu teknik marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi mengenai Definisi Waralaba atau Franchise Menurut IFA, kami harap post ini mencerahkan kawan-kawan semua. Mohon postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *