Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | Januari 22, 2019

Sekarang kami akan ulas berkaitan dengan Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, waralaba yakni pengontrolan usaha dengan system penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah sistem memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menjalankan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Usaha waralaba yakni metode pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, sistim penjualan, strategi penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengerjakan bisnis dengan merek, nama, system, mekanisme, dan siasat-siasat yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Waralaba yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan wujud dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Definisi Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, semoga postingan ini mencerahkan sahabat semua. Kami berharap artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *