Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

By | Maret 21, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan terkait dengan Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dengan kata lain, waralaba adalah pengontrolan usaha dengan metode penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni teknik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise adalah suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Usaha franchise ialah taktik marketing yang bertujuan meluaskan network usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, strategi penjualan, taktik pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada regulasi itu, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat melakukan usaha dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menerapkan format dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah teknik pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info terkait dengan Definisi Waralaba atau Franchise Menurut AFI, semoga artikel ini mencerahkan Anda. Tolong postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *