Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

By | November 19, 2018

Sekarang kami akan bahas terkait dengan Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, waralaba yakni pengendalian bisnis dengan cara pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah cara memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Usaha waralaba yaitu teknik pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise adalah satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, strategi penjualan, metode pembenahan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat melakukan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan strategi-strategi yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Waralaba adalah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai wujud dan sistim usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Definisi Usaha Waralaba Menurut Pemerintah, kami harap post kali ini berguna buat Anda. Mohon artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *