Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

By | Januari 9, 2019

Di artikel ini kami akan ulas tentang Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengaturan usaha dengan system pemberian hak penerapan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga dikasih wewenang untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam menerapkan usaha. Waralaba yakni satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba yakni suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Usaha franchise merupakan upaya pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise yaitu suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, siasat penjualan, metode penataan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan cara-cara yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan wujud dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu sistim marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Definisi Usaha Waralaba Menurut IFA, kami harap artikel ini bermanfaat buat Anda. Mohon post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *