Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

By | September 22, 2018

Topik kita kali ini yakni Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise yakni kontrol usaha dengan metode penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah teknik memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melaksanakan bisnis. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang populer, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise adalah suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise merupakan cara pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, sistim penjualan, cara perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai format dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia, semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman semua. Mohon post ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *