Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | April 20, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan usaha dengan cara pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu upaya memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise adalah suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba yakni upaya pemasaran yang bertujuan membangun network usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise yaitu satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, system penjualan, system penataan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada aturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat mengerjakan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan upaya-upaya yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Waralaba ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memakai wujud dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise adalah satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi seputar Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, semoga post ini berguna buat Anda. Tolong post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *