Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

By | Maret 12, 2019

Pembahasan kita sekarang yaitu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dengan kata lain, franchise yakni pengendalian bisnis dengan system penyerahan hak penggunaan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga diberikan wewenang buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Usaha waralaba ialah cara pemasaran yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, nasehat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, sistem penjualan, siasat perapihan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut negosiasi franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan metode-metode yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Franchise yakni system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan bentuk dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise ialah satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Definisi Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI, kami harap post ini berguna buat kalian. Mohon artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *