Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | November 10, 2018

Kali ini kami akan ulas berkaitan dengan Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise yakni pengaturan bisnis dengan system penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistem usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu teknik memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba yakni upaya marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu wujud kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, cara penjualan, siasat pembenahan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengerjakan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Waralaba ialah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata memanfaatkan wujud dan system bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah system pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Definisi Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, kami harap post ini berguna untuk sahabat semua. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *