Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

By | Agustus 31, 2018

Topik kita sekarang adalah Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dengan kata lain, waralaba ialah pengaturan usaha dengan sistim pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas network usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise ialah suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Usaha franchise merupakan taktik marketing yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba yaitu suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, strategi penjualan, metode pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk melakukan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan taktik-taktik yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan format dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Definisi Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen, semoga post kali ini membantu kalian. Tolong postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *