Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

By | Agustus 2, 2018

Topik kita sekarang yaitu Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, waralaba merupakan penguasaan usaha dengan system penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi kewenangan untuk membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah siasat memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melaksanakan usaha. Waralaba ialah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Bisnis franchise merupakan teknik pemasaran yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, strategi penjualan, strategi perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada aturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan teknik-teknik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai bentuk dan sistem usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba yakni satu lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info seputar Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah, semoga post ini membantu Anda. Kami berharap postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *