Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | September 20, 2018

Di artikel ini kami akan ulas perihal Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi  Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengontrolan usaha dengan sistim penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga diberi hak buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam melakukan bisnis. Waralaba yaitu satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merek dagang ternama, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise adalah upaya marketing yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba adalah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, cara penjualan, sistim pemberesan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada peraturan itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang sudah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Waralaba merupakan sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan format dan system bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah system marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi terkait dengan Definisi Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, kami harap post kali ini bermanfaat untuk kalian. Mohon artikel ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *