Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

By | Desember 12, 2018

Topik kita sekarang adalah Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi  Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Dengan kata lain, franchise ialah pengaturan bisnis dengan sistim penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga dikasih wewenang untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah taktik memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Usaha franchise yakni cara pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yakni satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, teknik penjualan, taktik pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan metode-metode yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Franchise yakni system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan format dan sistim bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah system pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Definisi Franchise atau Waralaba Menurut AFI, semoga post kali ini bermanfaat buat teman-teman semua. Kami berharap postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *