Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

By | Juni 16, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan bisnis dengan metode penyerahan hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni metode memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Waralaba yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang ternama, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Bisnis waralaba merupakan teknik pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, teknik penjualan, sistem perapihan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kemufakatan franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menggunakan bentuk dan sistem bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info seputar Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah, kami harap post kali ini membantu kalian. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *