Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | Februari 28, 2019

Kali ini kami akan jelaskan perihal Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, waralaba yaitu penguasaan usaha dengan metode pemberian hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu cara memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengaplikasikan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise ialah suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise adalah cara pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kesepakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, cara penjualan, sistem pembenahan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan siasat-siasat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Waralaba yaitu sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu teknik pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi seputar Definisi Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, semoga postingan ini berguna untuk Anda. Tolong artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *