Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

By | Oktober 17, 2018

Kali ini kami akan ulas perihal Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Dengan kata lain, franchise adalah pengendalian usaha dengan sistem penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan taktik memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Bisnis franchise yaitu cara pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yaitu suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan negosiasi jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, system penjualan, taktik pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut perjanjian waralaba. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat menyelenggarakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan teknik-teknik yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya menggunakan format dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba ialah satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu metode marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Peraturan Pemerintah, kami harap postingan kali ini mencerahkan teman-teman semua. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *