Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

By | Juli 12, 2018

Sekarang kami akan bahas perihal Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, franchise adalah pengendalian usaha dengan cara penyerahan hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu taktik memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Usaha waralaba yakni metode pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kontrak jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, sistem penjualan, siasat pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan cara-cara yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya menggunakan wujud dan sistem usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu teknik marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info berkaitan dengan Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah, kami harap post kali ini membantu kalian. Mohon artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *