Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

By | September 8, 2018

Topik kita sekarang adalah Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, waralaba merupakan kontrol usaha dengan cara pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan sistim bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu taktik memperluas jaringan usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Franchise ialah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Bisnis waralaba ialah cara marketing yang bertujuan melebarkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise yakni suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, metode penjualan, sistim perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat melaksanakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise adalah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memakai bentuk dan system usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise ialah satu lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah strategi marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi tentang Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia, kami harap artikel ini bermanfaat untuk Anda. Mohon postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *