Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

By | Februari 26, 2019

Topik kita sekarang adalah Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dengan kata lain, franchise yakni kontrol bisnis dengan metode pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistem usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam melakukan usaha. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang kondang, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Usaha waralaba adalah cara marketing yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kontrak jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, strategi penjualan, system pemberesan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan cara-cara yang udah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Waralaba merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya menggunakan wujud dan sistim bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah metode marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi perihal Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut IFA, kami harap post ini berguna buat kalian. Mohon postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *