Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | November 5, 2018

Topik kita sekarang yakni Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise merupakan pengendalian usaha dengan cara penyerahan hak penerapan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan untuk membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah metode memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise yakni satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang ternama, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Usaha franchise adalah upaya pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, sistim penjualan, taktik pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melaksanakan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan upaya-upaya yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Waralaba yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan wujud dan sistim bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistim pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian info berkaitan dengan Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, semoga post ini berguna untuk kawan-kawan semua. Tolong postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *