Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

By | April 6, 2018

Sekarang kami akan bahas berkaitan dengan Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dengan kata lain, waralaba yakni pengendalian bisnis dengan sistim penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah taktik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba adalah suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Bisnis franchise ialah cara pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak pada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, metode penjualan, system penataan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menyelenggarakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur, dan teknik-teknik yang telah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Waralaba ialah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan bentuk dan sistem usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah sistim marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut AFI, semoga post ini berguna untuk teman-teman semua. Mohon postingan ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *