Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

By | September 4, 2018

Di artikel ini kami akan bahas berkaitan dengan Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise adalah penguasaan bisnis dengan metode penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga dikasih hak untuk membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni siasat memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba yaitu satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta system manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise ialah suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise yaitu siasat marketing yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya sistim manajemen, sistim penjualan, sistem pemberesan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada peraturan itu, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melakukan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan upaya-upaya yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang rata-rata menggunakan wujud dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise adalah satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah cara marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi mengenai Definisi Bisnis Franchise Menurut Pemerintah Indonesia, semoga artikel ini mencerahkan sahabat semua. Tolong artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *