Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

By | Juni 13, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Dengan kata lain, waralaba yakni pengontrolan bisnis dengan system penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka usaha dan melakukan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan teknik memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menerapkan usaha. Waralaba ialah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise merupakan suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Bisnis franchise ialah metode marketing yang bertujuan membangun jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise adalah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan perjanjian jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, sistim penjualan, metode penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat mengoperasikan usaha dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Waralaba ialah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan wujud dan sistim bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu strategi pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info perihal Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Peraturan Pemerintah, kami harap postingan ini mencerahkan sahabat semua. Mohon postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *